Senin, 25 Februari 2013

Ouya, Gamestick, dan konsol android

Belakangan ini ada berita yang lagi "hot" di dunia gaming, lebih tepatnya mobile gaming, munculnya konsol-konsol handheld yang ga diproduksi sama Sony, Microsoft dan Nintendo. Setelah sekian lama gamer dijejali dengan handheld bikinan tiga perusahaan itu, sekarang muncul alternatif baru. Ouya & Steam box (piston) yang konsol, Gamestick, & Project Shield yang handheld. Hampir semuanya memakai android untuk OS, aku masih belum tau apakah piston memakai android atau ga, tapi bisa diasumsikan dia juga memakai android.



Kelebihannya adalah gamers bisa merasakan sensasi bermain game ala handheld/konsol dengan harga yang lebih murah (setidaknya ouya dan gamestick sudah ada konfirmasi harga, dengan gamestick yang paling murah), tapi pertanyaan besarnya tetap saja: kenapa gamer harus membeli konsol ini? sementara mereka cuma memainkan game-game android? aku punya tablet android, dan buatku sudah cukup bagus untuk gaming. Secara pribadi, aku ga tertarik buat beli konsol baru ini (kecuali gamestick, karena murah). Buatku, lebih baik membeli Nintendo 3DS, atau PS3, karena game-gamenya lebih bagus (dan memang aku harus beli 3DS buat main game 3DS)

Buat yang "meramalkan" kalau konsol handheld terancam nasibnya dengan keberadaan pesaing konsol android ini, aku ga setuju. Selama ga ada game eksklusif (yang bagus tentunya) di konsol android ini, keberadaan konsol handheld yang sudah ada tidak terancam. Kalaupun ouya atau gamestick punya game eksklusif konsol mereka, mereka akan bersaing dengan tablet android berspesifikasi tinggi, yang memang spesifikasi tinggi itu paling cocok dimaksimalkan untuk bermain game.