Rabu, 18 Juni 2014

Dev Diary: Burn The Monsters!

Sebenarnya aku sudah ingin menulis soal ini sejak beberapa hari yang lalu, karena game ini juga sudah selesai sejak itu. Tapi entah kenapa aku malas menulisnya dan baru sempat sekarang, jadi karena aku masih semangat menulis, akan kutulis.

Jadi beberapa waktu yang lalu FGL mengadakan sebuah game jam selama seminggu dari 26 sampai 31 mei, waktu yang lebih lama dari game jam yang biasanya hanya satu atau dua hari. Waktu game jam ini diumumkan temanya sendiri malah masih dirahasiakan, dan baru akan diumumkan waktu game jam dimulai. Aku tertarik untuk ikut karena memang... menarik sih.

Sewaktu game jam dimulai sebenarnya aku telat sehari, karena aku baru mulai mengerjakan gamenya hari selasa. Dan waktu itu aku cek tema game jamnya adalah... BURNING. Hm... agak susah juga membuat game dari kata ini, yang pasti bakal berhubungan dengan api sih tapi apinya mau diapain? Awalnya kepikiran untuk bikin game tentang pemadam kebakaran, tapi jadinya malah memadamkan api dan bukannya membakar. Setelah agak lama berpikir, akhirnya aku ingin membuat game membakar sumbu dinamit.

Jadi ide awalnya aku ingin membuat game yang dinamitnya nanti membuka jalan menuju harta karun atau semacamnya yang terkubur di balik batu besar. Tapi semakin dikerjakan, konsep ini berubah sedikit demi sedikit sehingga jadinya adalah seperti ini:

 photo icon256x256.png

 photo screenshot2-1.png

yang tadinya membakar sumbu sekarang malah jadi membakar jalan, dan tujuan kita adalah membakar semua monster tanpa membakar manusia. Game puzzle yang unik, dan jadi pengalaman baru buatku karena ini pertama kalinya aku membuat puzzle.

 photo screenshot4-1.png

Semakin lama levelnya akan semakin susah dan ada sedikit elemen gameplay di dalamnya yang semakin menantang untuk pemain.

 photo screenshot6-1.png

Sekarang ini gamenya sudah jadi 20 level, dan sedang berusaha aku tawarkan ke sponsor lewat FGL. Kalau berhasil nantinya akan dirilis di berbagai mobile platform dan mungkin juga ke web desktop, karena game ini berbasis HTML5.

Mungkin sampai sini dulu dev diary kali ini. Sampai ketemu di blog post berikutnya.