Senin, 01 Juli 2013

Konsol dari Google? should I care?

Oke, kecuali kalian tinggal menyendiri di pulau terpencil yang jauh dari manapun juga, kalian pasti sudah tahu kalau google akan meluncurkan konsol game berbasis android mereka sendiri. Ini sebenarnya baru rumor sih, tapi karena sumber beritanya dari wall street journal, ini lumayan terpercaya. Sebenarnya langkah google ini gak terlalu mengejutkan, mengingat sudah ada banyak konsol android "indie" yang didanai dari kickstarter, bukan hal yang aneh kalau sang pemilik android juga ingin menginjakkan kaki di wilayah perang konsol android. Pertanyaan yang menarik adalah: apa efek dari konsol google ini?

Yang paling terkena dampaknya adalah konsol-konsol "indie" yang lain, karena selain bertanding melawan sesama pabrikan indie, mereka juga harus bertarung melawan google. Apa saja kelebihan konsol google ini nantinya? Pertama-tama adalah adanya Googla Play Services, layanan game integrated dari google ini memberikan achievements, leaderboards, cloud save, terikat ke akun google+, dan yang paling penting adalah adanya real time multiplayer. Ini adalah fitur-fitur yang, sampai sekarang, belum ada di konsol-konsol android lain, dan ini bisa jadi fitur andalan di konsol google. Seandainya saja Google Play Services diluncurkan juga di konsol google, orang-orang bisa main di konsolnya sendiri, men-save permainannya di konsolnya, lalu melanjutkan permainan di konsol teman. Atau mungkin disediakan achievement dalam game, beradu leaderboard dengan teman, atau yang paling seru adalah bermain real time multiplayer bersama teman. Bayangkan saja, bermain balapan dengan teman, bertarung di fighting game bersama teman, atau mungkin saja multiplayer RPG langsung di konsol android. Google Play services akan menjadi lawan yang berat bagi konsol android yang lain.



Tapi itu kalau dibandingkan dengan sesama konsol android, bagaimana kalau dibandingkan dengan konsol "mainstream"? PS4, Xbox One, dan Wii U? Saya belum melihat bahwa konsol google sekalipun akan bisa membuat konsol mainstream berdarah, apalagi kalau games yang dihadirkan di konsol google juga game casual atau mid-core. Jangan salah, bukan berarti konsol google gak akan laku, akan tetap ada yang beli, tapi itu bukanlah orang yang sama dengan orang yang ingin memainkan game AAA. Karena game-game android biasanya dimainkan oleh orang-orang di smartphone, entah sewaktu mengantri, naik bus/kereta, atau semacamnya. Games kecil yang memang diperuntukkan untuk sekedar mengisi waktu saja. Games yang diinginkan oleh orang yang memainkan games di gadget universal (smartphone) di waktu senggang berbeda dengan games yang diinginkan oleh orang yang rela dan mau mengeluarkan uang $300-$400 untuk gadget khusus game.

Jadi, konsol baru google, should I care? Secara pribadi, aku lebih tertarik dengan Wii U atau PS4 sebagai pilihan konsol yang akan aku beli. Alasannya sederhana, aku ingin mainkan games yang ada di dua konsol itu. Pada akhirnya, pilihan games yang akan menentukan konsol pemenang.